KOLABORASI PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM MUSRENBANG PENGARON
PENGARON -Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Pengaron menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini digelar pada Rabu (28/1) pagi di aula Kecamatan Pengaron dan diikuti oleh berbagai unsur pemangku kepentingan yang terlibat aktif dalam proses perencanaan pembangunan.
Mewakili Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Fara Hayani hadir bersama tim untuk mengawal jalannya Musrenbang. Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Bupati Banjar melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ikhwansyah, yang menyampaikan arahan sekaligus penekanan strategis terkait perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Musrenbang Kecamatan Pengaron turut dihadiri unsur Forkopimcam, perangkat desa, perwakilan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta stakeholder lainnya. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen bersama dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Banjar.
Dalam arahan Bupati Banjar yang disampaikan Ikhwansyah, ditegaskan bahwa tema pembangunan Kabupaten Banjar Tahun 2027 diarahkan pada “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Berbasis Resiliensi Bencana untuk Pembangunan Berkelanjutan.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam lima prioritas pembangunan daerah, yakni penguatan kualitas sumber daya manusia, akselerasi sektor unggulan, penguatan infrastruktur pelayanan dasar pascabencana, pelestarian lingkungan hidup serta ketangguhan terhadap bencana, dan peningkatan pelayanan publik yang cepat dan handal.
Ikhwansyah juga mengingatkan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat dengan keterbatasan fiskal daerah. Ia menekankan pentingnya pemilahan kewenangan usulan, penetapan skala prioritas yang benar-benar berdampak, serta pengelolaan anggaran yang selektif dan berorientasi pada keberlanjutan pembangunan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pengaron, Haryanto, memaparkan berbagai usulan pembangunan yang dihimpun dari desa dan kelurahan, meliputi peningkatan infrastruktur dasar, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat. Ia berharap usulan yang telah disepakati dapat disusun berdasarkan skala prioritas agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan memiliki peluang lebih besar untuk direalisasikan.
Dalam sesi diskusi, berbagai usulan yang berpotensi dilaksanakan pada tahun berjalan mengemuka melalui paparan masing-masing SKPD sebagai pemangku kepentingan.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan terwujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan Kecamatan Pengaron yang terarah, realistis, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

