LEWAT MUSRENBANG, KARANG INTAN SATUKAN ARAH PEMBANGUNAN
KARANG INTAN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Karang Intan menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan. Forum yang digelar Kamis (5/1) pagi di Aula Kecamatan Karang Intan ini menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyatukan aspirasi pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten.
Mewakili Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dian Marliana menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan tidaklah ringan. Peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat, pelayanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur harus semakin responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan kolaborasi, sinergi, dan gotong royong seluruh pemangku kepentingan.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur SKPD lingkup Kabupaten Banjar, termasuk Bappedalitbang yang bertugas mengawal jalannya Musrenbang melalui Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Nuri Ansyari bersama tim. Turut hadir unsur Forkopimcam, para kepala desa, perangkat desa se-Kecamatan Karang Intan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran lintas sektor ini bertujuan memastikan seluruh usulan pembangunan tersampaikan, terverifikasi, dan selaras dengan arah kebijakan daerah.

Dian Marliana menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan instrumen penting dalam sistem perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi wadah penyelarasan antara aspirasi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan dengan prioritas perangkat daerah, sekaligus mengintegrasikan kebijakan pembangunan kabupaten, provinsi, hingga nasional agar program yang dirumuskan benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pembahasan usulan, ia menekankan pentingnya pemilahan kewenangan antara desa dan kabupaten secara cermat serta penetapan skala prioritas yang menjawab permasalahan utama masyarakat. Ia juga meminta agar seluruh peserta Musrenbang memahami bahwa tidak semua usulan dapat langsung diakomodasi karena keterbatasan fiskal daerah, sehingga proses seleksi akan berfokus pada kesesuaian dengan prioritas pembangunan dan potensi wilayah.

Lebih lanjut dijelaskan, tema pembangunan Kabupaten Banjar Tahun 2027 diarahkan pada “Penguatan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Berbasis Resiliensi Bencana untuk Pembangunan Berkelanjutan.” Tema ini dijabarkan ke dalam lima prioritas, yakni penguatan SDM berkualitas dan berbudaya, akselerasi sektor unggulan daerah, penguatan infrastruktur pelayanan dasar pascabencana, pelestarian lingkungan dan ketangguhan bencana, serta peningkatan pelayanan publik yang cepat dan andal.
Sementara itu, Camat Karang Intan H. Pusaro Riyanto memaparkan sejumlah usulan pembangunan prioritas di wilayahnya yang berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi masyarakat, serta pelayanan publik yang lebih merata. Ia berharap usulan yang disepakati dapat menjadi perhatian pada tahapan perencanaan selanjutnya.
Musrenbang kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun Kecamatan Karang Intan yang lebih maju dan berdaya saing.(Ione/Brigade Bappedalitbang)

