BAPPEDALITBANG BANJAR BAHAS CAPAIAN DAN KENDALA DAK 2025
MARTAPURA – Dalam rangka evaluasi pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Triwulan IV Tahun Anggaran 2025, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Evaluasi pada Jumat (9/1/2026) pagi di Martapura. Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)/PPTK Sub Bidang DAK serta Kasubag Perencanaan pada seluruh SKPD penerima DAK. Rapat dibuka langsung oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Nashrullah Shadiq, didampingi Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi (PPE), Mujahid.
Dalam sambutannya, Nashrullah Shadiq menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh SKPD dalam pencapaian pelaksanaan DAK Tahun 2025. Ia juga berterimakasih kepada Inspektorat dan BPKPAD atas peran pengawasan dan pengelolaan keuangan DAK yang telah berjalan baik. Berdasarkan laporan yang disampaikan, realisasi DAK secara output telah mencapai 100 persen, meskipun secara fisik masih terdapat sebagian kecil kegiatan yang belum sepenuhnya terselesaikan.

“Dalam laporan yang disampaikan, realisasi secara output sudah tercapai 100 persen, akan tetapi secara fisik ada sebagian yang belum tercapai. Secara fisik ada hal-hal yang belum terselesaikan, namun hal tersebut tidak mempengaruhi pencapaian outputnya,” ujar Nashrullah.
Ia menegaskan bahwa hasil evaluasi ini tidak hanya menjadi konsumsi internal SKPD, melainkan juga akan disampaikan kepada pemerintah pusat sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja daerah.
Lebih lanjut, Nashrullah menekankan pentingnya pembahasan bersama terhadap beberapa catatan strategis, khususnya percepatan penyelesaian administrasi yang berkaitan dengan Tahun Anggaran 2025. Di antaranya adalah pelaksanaan review oleh APIP serta kelengkapan media outcome yang menjadi perhatian utama Bappenas. Menurutnya, outcome yang terukur akan merepresentasikan manfaat nyata dari pelaksanaan DAK, terutama DAK fisik.

Sementara itu, Kabid PPE Bappedalitbang Mujahid menjelaskan bahwa rapat evaluasi ini tidak hanya bertujuan menilai capaian DAK Triwulan IV Tahun 2025, tetapi juga mengidentifikasi kendala yang dihadapi SKPD selama pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan perbaikan dalam perencanaan serta pelaksanaan DAK Tahun 2026, termasuk peningkatan kualitas pelaporan, pengendalian kegiatan, dan ketepatan waktu pelaksanaan.
Salah satu tim review dari Inspektorat Kabupaten Banjar, M Thoha, menuturkan bahwa secara umum capaian DAK Kabupaten Banjar telah sesuai dengan target yang ditetapkan. Ia berharap SKPD dapat lebih memperhatikan aspek pengendalian, khususnya dalam pelaksanaan kontrak kerja agar menyesuaikan batas akhir pelaksanaan.

“Saya meminta agar pelaporan jangan dilakukan di batas akhir, sehingga hasil review dari Inspektorat bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Dengan diskusi yang berlangsung dinamis, SKPD turut menyampaikan kondisi dan kendala di unit kerja masing-masing.
Acara dihadiri Inspektorat Daerah, BPKPAD, Bagian Admnistrasi Pembangunan, Badan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Dan Pertanahan, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dan Bappedalitbang Kabupaten Banjar
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi lintas perangkat daerah semakin kuat guna meningkatkan kualitas pelaksanaan DAK yang akuntabel dan berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Banjar.(Ione/Brigade Bappedalitbang)

